Gara-gara Antasari Azhar Datang, SBY Batal Temani AHY di Acara Debat?

Islamnesia.com - Tak ada yang menyangka, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar hadir dalam debat publik kedua, Pilkada DKI Jakarta 2017 di hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Antasari duduk di deretan bangku para pendukung calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Syaiful Hidayat, didampingi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Theo L Sambuaga.
Menurut sumber Gerpol sebenarnya Pepo Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ingin hadir dalam acara debat malam ini. SBY ingin memberikan dukungan pada anaknya, gara-gara semua lembaga survei merilis hasil survei yang menempatkan posisi AHY kalah dalam debat dan elektabilitasnya terus melorot.

Namun, karena ada informasi Antasari Azhar hadir dalam debat itu, SBY membatalkan kehadirannya dalam debat malam ini. AHY seperti biasa ditemani Memonya, Ani Yudhoyono dan istrinya Annisa Pohan.

Ketidakhadiran SBY bisa jadi ia enggan bertemu dengan Antasari Azhar, setelah mantan Ketua KPK ini bebas murni dengan memperoleh grasi dari Presiden Jokowi.

Antasari Azhar juga sudah mulai membongkar kasusnya yang kental dengan kriminalisasi. 

Antasari duduk di deretan bangku para pendukung calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Syaiful Hidayat, didampingi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Theo L Sambuaga.

Baca Juga:
Meski demikian, ketika ditanya kedatangannya apakah untuk mendukung calon nomor urut 2, atau kah pasangan calon dengan nomor urut lainnya. Antasari justru berkilah dengan menjawab, mendukung Presiden Joko Widodo.

“Saya dukung Jokowi. Saya ini bukan kontestan, kok saya yang dikerumuni wartawan,” ungkap Antasari di lokasi, Jumat 27 Januari 2017.

Ia pun mengungkapkan alasannya mendukung Jokowi. Tanpa Jokowi, dirinya tak akan bisa menghirup udara bebas.

“Saya dukung Jokowi. Beliau memberi grasi, membuat saya bisa begini (bebas). Murni tidak ada syarat-syarat lagi,” kata dia.

Ia juga mengatakan, maksud dan kedatangannya tak lain hanya untuk mengamati proses berlangsungnya debat antarpasangan calon yang berlaga di kontestasi demokrasi Ibukota.

“Saya mengamati. Temanya kan reformasi birokrasi dan pelayanan publik serta penataan ruang kota. Dulu kan fokus KPK di situ waktu saya masih jadi ketua KPK,” tegas dia. (vivanews/gerpol)

Sumber: http://www.gerilyapolitik.com/gara-gara-antasari-datang-sby-batal-temani-ahy-acara-debat/
loading...