Kasus Dugaan Korupsi Masjid Al Fauz, Polisi Akan Panggil Silvy

Islamnesia.com,Jakarta, Polisi tak akan segan untuk memanggil Sylviana Murni dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi pembangunan masjid di kantor Wali Kota Jakarta Pusat tahun anggaran 2010-2011.

"Kapan saja penyidik, kalau dianggap perlu, (Sylvi) akan dimintai keterangan. Tapi hingga kini belum ada jadwalnya. Kita minta Dit Tipikor, pekan ini, kasih info ke kita untuk pemeriksaan selanjutnya," kata Karo Penmas Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri Senin (16/1).
Baca juga:


Seperti diberitakan ada 20 orang saksi yang telah diperiksa dalam kasus ini termasuk Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.

Dia telah memenuhi panggilan penyidik di kantor Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dit Tipikor) di Kuningan, Rabu (11/1) kemarin.

Masjid Al Fauz yang jadi pusat penyelidikan polisi itu diresmikan oleh Fauzi Bowo yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 30 Januari 2011.

Masjid dua lantai itu dibangun menggunakan dana anggaran pendapatan daerah (APBD) 2010 sebesar Rp 27 miliar.

Pembangunan masjid itu sudah dimulai ketika Sylviana menjabat Wali Kota Jakarta Pusat.

Peletakan batu pertama dilakukan pada awal Juni 2010 dan pembangunan rampung akhir Desember 2010.

Sylviana menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat hingga awal November 2010 hingga kemudian digantikan Saefullah. Saat itu Sylviana dipromosikan sebagai Asisten Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta pada 4 November 2010.

Kekurangan dana pembangunan Masjid Al Fauz dianggarkan sebesar Rp 5,6 miliar diambil dari APBD tahun 2011.
loading...